Pantai Baron Gunungkidul

Pantai Baron Gunungkidul, Salah Satu Tempat Indah di Jogja

Siapa sih yang sekarang nggak kenal Yogyakarta? Terutama kamu yang doyan travelling, sudah pasti Yogyakarta masuk ke dalam list destinasi wisata kamu. iya, kan? Nggak hanya sebagai tujuan wisata para turis domestik lho, Yogyakarta bahkan sudah menjadi tujuan wisata favorit para turis mancanegara.

Sejuta keindahan yang disuguhkan Yogyakarta pasti bakal bikin kamu kecanduan menjelajahi salah satu provinsi di Pulau Jawa ini. Salah satu keindahan nyata dari Yogyakarta adalah deretan Pantai di bagian Selatan Provinsi ini. Saat kamu memutuskan untuk berwisata ke Yogyakarta, maka pastikan bahwa pantai sepanjang selatan daerah Yogya sudah masuk ke dalam list tujuan kamu ya.

Perjalanan wisata kamu bisa kamu mulai dengan mengunjungi Pantai Baron. Pantai Baron terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.

Lokasi Pantai Baron dapat ditempuh 40 km dari pusat kota Yogyakarta. Meskipun untuk mencapai pantai ini membutuhkan sedikit perjuangan lebih dari kamu, namun pantai ini memiliki berbagai macam keindahan alam yang pasti bakal bikin semua usaha kamu nggak sia-sia. Pemandangan alam yang disajikan oleh pantai ini bakal membuat kamu betah untuk berlama-lama di sana.

Sejarah Pantai Baron

Pantai Baron
proleevo.wordpress.com

Ketika kamu berwisata ke suatu tempat menjadi sangat menarik kalau kamu juga mencari tahu tentang sejarah dari tempat itu. Begitu juga dengan Pantai Baron, ternyata penamaan dari pantai ini juga menyimpan sejarah yang cukup unik lho.

Nama Baron ini tentu bukanlah kata yang familiar dengan daerah di mana pantai ini terletak, sebab konon penamaan pantai ini berasal dari nama seorang bangsawan asal Belanda yang bernama Baron Sekeber yang pernah mendaratkan kapalnya di pantai yang saat ini terkenal dengan sebutan Pantai Baron.

Wisata Alam Pantai Baron

Keindahan Pantai Baron
jejakmerlin.blogspot.com

Pantai Baron memiliki bentuk yang unik, kawasan pantai ini berbentuk seperti huruf U dengan barisan karang di dua sisi yang mengapit pantai ini.

Sepanjang pantai ini dipenuhi dengan pasir berwarna kuning kecoklatan. Deburan ombak yang ramai serta buih-buih putih dengan manis mengihiasi bibir pantai ini. Tapi, kamu harus tetap berhati-hati sebab ombak pantai ini termasuk besar.

Di Pantai Baron kamu dapat menemukan sungai air tawar yang mengalir cukup deras ke lautan. Sungai air tawai ini berasal dari sungai bawah tanah yang berada tak jauh dari pantai, dan uniknya aliran sungai ini memiliki rasa air yang tawar meskipun berada cukup dekat dengan laut.

Jadi, buat kamu yang nggak berani bermain-main atau berenang di pantai, kamu bisa mencoba untuk berenang di sungai ini sebagai alternatifnya, lho. Selain airnya yang tawar, warna airnya yang kehijauan ini membuat perpaduan yang indah saat bermuara ke laut yang airnya cenderung berwarna kebiruan.

Di salah satu sisi dari pantai ini berjajar kapal-kapal nelayan yang berpakir dengan rapi menanti malam tiba untuk berlayar. Dan karena pantai ini berbatasan langsung dengan samudra Hindia-lah salah satu sebab mengapa pantai ini memiliki deburan ombak yang cukup meriah.

Wisata Kuliner Pantai Baron

Kuliner Pantai Baron
jarangpanas.com

Seperti pantai pada umumnya, di Pantai Baron kamu juga bisa menemukan beraneka jenis ikan laut beserta olahannya. Beberapa jenis ikan yang dijual di Pantai Baron adalah udang windu, kakap, bawal putih dan tongkol. Kamu bisa beli mentahnya saja untuk dibawa pulang atau kamu bisa memilih untuk menikmatinya di warung-warung sepanjang pantai ini setelah puas berjalan-jalan.

Retribusi Pantai Baron Gunungkidul

Demi kenyamanan dan keindahan pantai ini, setiap pengunjung pantai dikenai retribusi yang masih wajar bila dibandingkan dengan keindahan alam yang bisa dinikmati di pantai ini. Untuk memasuki kawasan pantai ini kamu akan dikenai retribusi sebesar Rp. 10.000,-/orang . Akan sedikit berbeda jika kamu datang dengan rombongan yang cukup besar ya.

Setelah itu jika kamu ingin mengunjungi mercusuar yang menjulang tinggi di pantai ini, kamu cukup membayar retribusi sebesar Rp. 5.000,- dan sebesar Rp. 2.000,- untuk sumbangan perawatan tangga mercusuar yang tingginya sekitar 40 meter.

Jadi, kapan kamu ke Jogja? 😀

Give a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.